-
Silika Gel JZ-ASG
-
Silika Gel JZ-BSG
-
Silika Gel JZ-CSG
-
Silika Gel JZ-PSG
-
Silika Gel JZ-SG-B
-
Silika Gel JZ-SG-O
- Silikon anorganik adalah bahan adsorben yang sangat aktif, biasanya bereaksi dengan natrium sulfat dan asam sulfat. Silika gel adalah zat amorf dengan rumus molekul kimia mSiO2.nH2O. Tidak larut dalam air dan pelarut apa pun, tidak beracun dan tidak berbau, memiliki sifat kimia yang stabil, dan tidak bereaksi dengan zat apa pun kecuali alkali kuat dan asam fluorida.
- Berbagai jenis gel silikon membentuk struktur mikropori yang berbeda karena metode pembuatannya yang berbeda. Komposisi kimia dan struktur fisik gel silika menentukan banyak material serupa lainnya: kinerja adsorpsi tinggi, stabilitas termal yang baik, sifat kimia yang stabil, kekuatan mekanik yang tinggi, pengering rumah tangga, pengatur kelembaban, penghilang bau, dll. Penggunaan industri sebagai penghilang hidrokarbon, pembawa katalis, adsorben tekanan, agen pemurnian pemisahan kimia halus, penstabil bir, pengental cat, agen gesekan pasta gigi, penghambat cahaya, dll.
- Berdasarkan ukuran porinya, gel silika dibagi menjadi gel silika pori besar, gel silika pori kasar, gel silika tipe B, dan gel silika pori halus. Gel silika pori kasar memiliki jumlah adsorpsi tinggi dengan kelembaban relatif tinggi, sedangkan gel silika pori halus menyerap lebih banyak zat daripada gel silika pori kasar dengan kelembaban relatif rendah. Sementara itu, gel silika tipe B, karena struktur porinya berada di antara pori kasar dan halus, maka jumlah adsorpsinya juga berada di antara pori kasar dan halus.

- Berdasarkan penggunaannya, silikon anorganik juga dapat dibagi menjadi silikon bir, silikon adsorben pengubah tekanan, silikon medis, silikon penghilang warna, silikon pengering, silikon pembuka botol, silikon pasta gigi, dan lain sebagainya.

- Gel Silika Berpori Halus
- Silika gel berpori halus adalah kaca transparan tidak berwarna atau sedikit kekuningan, juga dikenal sebagai gel A.
- Aplikasi: cocok untuk kondisi kering, tahan lembap, dan anti karat. Dapat mencegah instrumen, alat-alat, senjata, amunisi, peralatan listrik, obat-obatan, makanan, tekstil, dan barang kemasan lainnya dari kelembapan, dan juga dapat digunakan sebagai pembawa katalis serta dehidrasi dan pemurnian senyawa organik. Karena kepadatan akumulasi yang tinggi dan kelembapan yang rendah, dapat digunakan sebagai pengering untuk mengontrol kelembapan udara. Produk ini juga banyak digunakan dalam pengiriman barang melalui laut, karena barang sering rusak oleh kelembapan, dan produk ini dapat secara efektif menghilangkan kelembapan, sehingga kualitas barang terjamin. Silikon berpori halus juga umum digunakan untuk menghilangkan kelembapan di antara dua lapisan panel jendela penyegelan paralel dan dapat menjaga kecerahan dua lapisan kaca.
- Silika Gel Tipe B
- Silika Gel Tipe B berupa partikel bulat atau balok yang transparan atau tembus cahaya seperti susu.
- Aplikasi: terutama digunakan sebagai pengatur kelembaban udara, katalis dan pembawa, bahan bantalan hewan peliharaan, dan sebagai bahan baku untuk produk kimia halus seperti kromatografi silika.
- Silika Gel Lubang Kasar
- Silika gel berpori kasar, juga dikenal sebagai silika tipe C, adalah sejenis silika gel, merupakan bahan adsorben yang sangat aktif, bahan amorf, dengan rumus molekul kimia mSiO2 · nH2O. Tidak larut dalam air dan pelarut apa pun, tidak beracun dan tidak berbau, memiliki sifat kimia yang stabil, dan tidak bereaksi dengan zat apa pun kecuali alkali kuat dan asam fluorida. Komposisi kimia dan struktur fisik silika gel berpori kasar menentukan bahwa ia memiliki banyak keunggulan yang sulit digantikan oleh bahan serupa lainnya: kinerja adsorpsi yang tinggi, stabilitas termal yang baik, sifat kimia yang stabil, dan kekuatan mekanik yang tinggi.
- Aplikasi: silika gel berpori kasar berwarna putih, berbentuk balok, bulat, dan mikro bulat. Silika gel bulat berlubang kasar terutama digunakan untuk pemurnian gas, pengering, dan minyak isolasi; silika gel curah berlubang kasar terutama digunakan untuk pembawa katalis, pengering, pemurnian gas dan cairan, dll.
- Menunjukkan Gel Silika
- Silika gel indikator memiliki 2 warna: biru dan oranye.
- Aplikasi: Saat digunakan sebagai pengering, warnanya biru/oranye sebelum menyerap air, dan berubah menjadi merah/hijau setelah menyerap air. Perubahan warna ini dapat dilihat untuk mengetahui apakah diperlukan perawatan regenerasi. Silika Gel juga banyak digunakan dalam pemulihan uap, penyulingan minyak, dan pembuatan katalis. Silika Gel juga dapat digunakan untuk membuat casing ponsel, dengan daya tahan jatuh yang sangat tinggi.
- Gel silika alumina
- Sifat kimia yang stabil, tidak mudah terbakar dan tidak larut dalam pelarut apa pun. Gel aluminium silika berpori halus dan gel silika berpori halus dibandingkan dengan volume adsorpsi kelembaban rendah (seperti RH = 10%, RH = 20%), tetapi volume adsorpsi kelembaban tinggi (seperti RH = 80%, RH = 90%) 6-10% lebih tinggi daripada gel silika berpori halus, penggunaan: stabilitas termal lebih tinggi daripada gel silika berpori halus (200 ℃), sangat cocok untuk adsorpsi suhu dan agen pemisahan.
